//]]>

Mengingat dan Berpikir (Lagi)

Pikir lagi via www.coverslike.com

Terkadang kita perlu diam sejenak, mengingat kembali langkah yang telah ditempuh; kehidupan yang telah dijalani dan bertanya pada diri sendiri, "sudah sampai dimanakah kita sekarang? Ke manakah kaki ini akan melangkah (lagi)? Akan bagaimanakah diri ini nanti?

Pertanyaan yang sederhana, namun punya esensi yang tak biasa. Kita bisa bercermin, mengumpulkan bekal untuk langkah yang baru dan berani bermimpi (lagi).

Mungkin kita pernah punya cita-cita yang belum terwujudkan. Lantaran tidak terlalu dipikirkan (lagi), akhirnya jadi terabaikan. Padahal ia pernah jadi yang utama bahkan istimewa. Kita pernah merasa sangat bersemangat karenanya.

Oleh suatu hal yang entah, kita alpa. Alpa pada apa yang pernah kita impikan. Lupa pada yang pernah kita mulai, bahkan hilang kesadaran akan apa yang penah kita perjuangkan. Dan yang lebih parahnya lagi adalah lupa pada diri sendiri.

Sungguh suatu hal yang sangat bodoh bila ini terjadi. Kita pun bukan secara sengaja melupakan diri sendiri. Mungkin karena terlalu larut dalam suasana, takut gagal bahkan kalut yang berkepanjangan. Sungguh terlalu.

Dalam pada itu, sudah seyogianya kita tidak terlalu buru-buru berlari bila tujuan belum pasti. Tidak pula terlalu lama berdiam sendiri bila keterasingan justru membuat diri semakin suram. Pun tak perlu risau bila ditinggal sendiri, terkadang kita perlu menikmati waktu dengan diri kita. Memahami diri dan bangkit (kembali).

Bersebab demikian, ambillah waktu walau sebentar saja. Introspeksi diri seraya menyerap lagi semangat itu. Mungkin bisa membuat hidup lebih berkualitas dan bermakna. Bukan sekadar hidup tanpa esensi dan makna. Mungkin begitu lebih baik. Semoga!

Sudahkah Anda berpikir (lagi)? Via www.adweek.com
Share on Google Plus

About Lintasanpenaku

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment